Dampak Letak Astronomis Indonesia bagi Masyarakat

Letak Astronomis Indonesia: Dampak dan Keuntungannya
source gambar : pixabay.com/michaelgaida

Iklim tropis yang merupakan bagian dari dampak letak astronomis Indonesia memberikan berbagai keuntungan bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak positif dari letak astronomis Indonesia yang perlu Anda ketahui.

  1. Lahan Pertanian Subur

Iklim tropis Indonesia mendukung berbagai macam tanaman tumbuh di kawasannya. Kesuburan tanah menjadi pendorong dan sumber ekonomi bagi rakyat daerah pegunungan.

Perkebunan teh, persawahan padi, hingga tanaman lain mampu tumbuh di daerah-daerah tersebut. Iklim tropis membuat tanaman apa pun dapat tumbuh di Indonesia.

  1. Matahari Bersinar Sepanjang Tahun

Dampak letak astronomis Indonesia yang menjadikan matahari mampu bersinar sepanjang tahun juga menjadi berkah bagi masyarakat. Masyarakat bisa menentukan tanaman apa yang baik ditanam musim hujan, dan tanaman apa yang cocok ditanam di musim kemarau.

Di antara dua musim itu, masyarakat bisa tenang karena tanamannya tetap bisa mendapat sinar matahari. Meskipun saat musim hujan durasi tampaknya sinar matahari tidak lama, tetapi itu tetap mampu mencukupi kebutuhan tanaman.

  1. Fauna Beragam

Adanya hutan hujan tropis menjadikan beragam binatang dapat tumbuh dan berkembang di dalamnya. Berbagai binatang yang bervariasi menjadi ciri khas Indonesia.

Beberapa fauna yang dilestarikan di suaka menjadi lahan pekerjaan bagi beberapa orang. Selain mendapat pemasukan, masyarakat juga menjadi bagian pelestarian para hewan.

  1. Rupa-Rupa Flora

Kehidupan tanaman di Indonesia terbilang baik. Apa saja yang ditanam bisa tumbuh di tanah Indonesia. Bukan hanya biji yang bisa tumbuh di tanah Indonesia, tongkat, kayu, dan batu juga bisa jadi tanaman, potongan lirik lagu itu menggambarkan bagaimana suburnya alam Indonesia.

Dengan ragamnya flora yang bisa ditanam, masyarakat bisa menyesuaikan tanaman apa yang sebaiknya ditanam di daerahnya. Contohnya, perkebunan teh yang biasa ditanam didaerah pegunungan.

  1. Tidak Dilewati Angin Topan

Indonesia adalah wilayah yang berada di titik khatulistiwa. Hal ini membuat negara Indonesia bebas dari dahsyatnya angin topan, bisa dibayangkan bagaimana jika angin topan masuk ke negara Indonesia. Tentu kerusakan terhadap kawasan hutan dan permukiman akan sangat merugikan setiap orang, termasuk negara.

  1. Dua Musim Setiap Tahun

Pergantian musim di Indonesia terbilang baik untuk setiap tanaman dan fauna yang ada di negara ini. Musim kemarau yang meskipun panas, baik untuk beberapa tanaman seperti jagung yang tidak butuh banyak air dalam pertumbuhannya.

Di musim hujan, kadar air tinggi juga dibutuhkan para petani padi. Padi yang merupakan makanan pokok masyarakat bisa selalu terpenuhi pasokannya karena didukung musim yang ada.

  1. Lautan dan Pegunungan jadi Sektor Wisata

Iklim tropis sebagai dampak letak astronomis Indonesia juga menjadikan wilayah Indonesia dikenal akan wisatanya yang beragam. Lautan yang luas banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional, begitu juga pegunungan.

Hal ini tentu berdampak baik bagi masyarakat Indonesia juga. Dengan menjaga dan melestarikannya, pegunungan dan lautan bisa jadi sumber perekonomian.

  1. Menambah Devisa

Selain berdampak positif untuk masyarakat biasa, dampak letak astronomis Indonesia juga berguna untuk negara. Terbantunya perekonomian masyarakat menjadi sumber pemasukan negara juga.

Sektor pariwisata, bukan hanya menjadi lahan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi jadi sumber pemasukan devisa negara. Dengan itu semua, baik negara maupun masyarakat merasakan dampak positifnya.

Demikianlah sedikit informasi mengenai dampak letak astronomis Indonesia bagi masyarakat sekaligus negara. Semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat sekaligus jadi pengingat untuk mensyukuri diri telah hadir di nusantara ini, ya.

Informasi